Puluhan Tahun Satu Keluarga di Kadupandak Menderita Parkinson -->
Cari Berita

Advertisement

Puluhan Tahun Satu Keluarga di Kadupandak Menderita Parkinson

May 1, 2020


Foto/Rusdi : Enam Orang dari Delapan Bersaudara Di Desa Bojongkasih Kecamatan Kadupandak mendapatkan Bantuan pemerintah yang diantar Langsung Oleh Kapolsek Kadupandak, AKP Deden Sulaeman.


NET 9 | CIANJUR - Enam orang dari satu keluarga warga Kampung Sumedang RT. 01/01 Desa Bojongkasih Kecamatan Kadupandak terserang penyakit Parkinson sejak Tahun 1976 lalu. Kondisi perekonomian dan wawasan yang terbatas membuat semua anggota keluarga tidak mampu berobat guna menyembuhkan penyakitnya tersebut.

"Kemarin hari Kamis kita kunjungi. Lokasi rumahnya pun lumayan sulit dijangkau. Turun dari mobil, harus dilanjutkan menyebrangi jembatan gantung dengan motor, lalu jalan kaki melewati pematang sawah," ujar Kapolsek Kadupandak, AKP. Deden Sulaeman, Jumat (01/05/2020).

Kapolsek Kadupandak yang disertai oleh Kepala Puskesmas dan Bidan Desa sempat menjenguk keluarga tersebut sekalian menyerahkan bantuan sembako bagi masyarakat terdampak Covid19. Saat rombongan tiba, sebagian dari penderita tampak tak berdaya tergeletak di ruang tengah. Sedangkan yang lain mampu bejalan dan duduk, namun tetap tidak mampu mengontrol pergerakan tubuhnya. Termasuk sulit dalam berbicara.

"Hanya ada dua orang saudara mereka yang hidup normal," katanya.

Dari delapan anak-anak pasangan Almarhum Pak Hasbullah dan Almarhumah Ibu Sikah Masikah ini, cuma dua orang yang sehat bernama Mardi dan Mulyadi. Keduanya tinggal berbeda dengan enam saudaranya penderita Parkinson. Untuk kebutuhan hidup sehari-hari, selain dari dua saudara mereka, keluarga ini cuma berharap dari pemberian tetangga saja.

"Makanya, untuk mereka bantuannya agak dilebihkan, termasuk pemberian obat Trihexyphenidyl 10 lembar.
Mereka benar-benar sangat membutuhkannya," tambah Kapolsek Kadupandak.

Untuk penanganan kesehatan ke enam orang tersebut, pihak Puskesmas Kadupandak yang dibantu bidan desa setempat, melakukan secara rutin setiap satu bulan datang memeriksanya.

“Kami harap apa yang kami berikan dapat bermanfaat bagi keluarga dan sedikit meringankan beban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari ”tutupnya.

Laporan :  Rusdi