Tem BBHAR DPC PDIP Cianjur, Mengutuk Keras Terkait Pelemparan Bom Molotov -->
Cari Berita

Advertisement

Tem BBHAR DPC PDIP Cianjur, Mengutuk Keras Terkait Pelemparan Bom Molotov

August 7, 2020


Jajaran Pengurus dan KSB, Badan Bantuan Hukum Advokasi Rakyat, DPC PDIP Kabupaten Cianjur, Jum'at 7/8/2020.(foto/red/netsembilan.com)


NET 9 | CIANJUR - Badan bantuan hukum advokasi Rakyat (BBHAR)
Peristiwa pelemparan ledakan bom molotov, di kantor DPC PDI-P Kabupaten Cianjur, menuai reaksi Aktivis 98 Kordinator Cianjur, angkat bicara, kecam keras aksi pelaku barbar.

Tem Badan Bantuan Hukum Advokasi Rakyat, dari DPC PDIP Cianjur Asep Mulyadi, SH mengatakan, mengecam keras tindakan barbar atau tidak beradab (kasar dan kejam), yang dilakukan ulah oknum.

Ia memaparkan, kejadian tersebut, merupakan presidence buruk, dalam membangun proses demokrasi. Dan, untuk kemajuan masyarakat Cianjur. 

"Ia menjelaskan harus menjauhkan kejahatan  prilaku inteloreansi, kemanusian dan taat terhadap supremasi hukum," ucapnya saat di wawancara netsembilan melalui watsap, sore.

Kegiatan intimidasi, masih kata salah satu pengacara (advokat) ini, dengan bentuk tindakan intimidasi. Menurut dia, tindakan kekerasan merupakan tindakan perbuatan melawan hukum.

"Nah, hal itu tidak bisa ditolerir, dan harus diusut secara profesional siapa pelakunya," tutur Asep Mulyadi, Jumat (7/8/2020).

Sambungnya, demokrasi mengajarkan, apabila ada perbedaan pendapat, dan perbedaan politik merupakan hal yang biasa  atau wajar.

Ia menyampaikan, tindakan adanya penyerangan bom molotov, yang ditujukan kepada salah satu kantor partai politik (Parpol) merupakan tindakan pidana yang harus diusut tuntas. 

Asep menambahkan, atas adanya tindakan tersebut, mengutuk keras, dan segara minta kepada kepolisian Cianjur, untuk menangkap pelaku tindakan kriminal tanpa pandang bulu.

"Aksi tindakan tersebut, itu merupakan anti toleran, dan anti kemanusian yang tidak beradab," tutupnya.(jun)