Ratusan Warga Padati Kantor POS Cikalongkulon -->
Cari Berita

Advertisement

Ratusan Warga Padati Kantor POS Cikalongkulon

June 5, 2020


Foto/jun : Ratusan warga Penerima Bantuan Langsung Tunai Dari Kemensos RI, Di Kantor Pos unit Cikalongkulon.


NET  9 | CIANJUR - Ratusan warga di Kecataman Cikalong, Kabupaten Cianjur, memadati kantor PT POS yang berlokasi di Jalan Cikalong Kulon guna menerima bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah pusat, Jum'at (6/6/2020).

Pantauan Media online NET9, ratusan warga  berdatangan ke kantor PT POS di Jalan Cikalong untuk mendapatkan BLT sebesar Rp600 ribu. Wargapun rela menunggu lama, untuk mendapatkan panggilan dari petugas untuk mencairkan bantuan dengan membawa surat keterangan sebagai syarat penerima bantuan.

Rismawati (38), warga kampung Sodong Desa Mekargalih,mengaku khawatir dengan kondisi di kantor PT POS tersebut karena harus berdesakan dengan warga lain yang menunggu giliran dipanggil. Ia tak bisa berbuat banyak meski telah memakai masker dan menggunakan sarung tangan, tetap harus berdesakan dengan warga lainnya.

"Sebenarnya takut kalau rame-rame gini, tapi gimana ya saya juga butuh uangnya. Jadi bismillah saja, semoga tidak apa-apa," jelas Rismawati

Hal senada pun diungkapkan Uci Warga Sawah girang,Desa Mekar galih ini pun harus berdesakan menunggu antrean. Ia berusaha untuk menjaga jarak dengan warga lainnya, meskipun sulit karena halaman kantor PT POS tersebut sudah dipadati oleh ratusan warga.

Polsek cikalong, selaku petugas  mengaku kewalahan mengatur warga, agar bisa menjaga jarak guna menghindar penyebaran korona. Ia beberapa kali memberikan imbauan,  warga karena saking padatnya di area kantor PT POS.

"yang pasti dari aturan, kita sudah terapkan perjam ada, jam pertama RW sekian sampai sekian. terus juga sudah berteriak terkait sosial distancing, tapi warga susah dibendung sampai polsek juga tadi ada, mereka juga sama harus seperti apa, sedangkan bansos ini harus tetap berjalan," ujarnya.

Deni, menuturkan hari ini BLT yang akan diberikan hari ini sebanyak 1.099 kepala keluarga. Pihaknya pun telah membuat sistem pembagian yakni menentukan waktu pembagian terhadap setiap rukun warga.

"Sebenarnya untuk hari ini dan besok sistemnya sudah dibikin semaksimal mungkin, cuma yang jadi masalah jumlah yang masih membludak, karena setiap jamnya sekitar 300 sampai 600 orang".

Terpisah kepala Desa sukagalih Dudi Adykara menuturkan, pembagian Bansos Tahap pertama sudah terealisasikan, namun ada sejumlah penerima bantuan terdaftar dalam undangan, tetapi tidak ada orangnya", ujar Dudi.

Sementara itu, PT POS Cianjur Suhana saat dikonfirmasi melalui Watsap menjelaskan, terkait Penerima bansos  nama, alamat dan sesuai diundangan orangnya ada bisa menerima bantuan", menurut dia tidak harus semua akan tetapi datanya sudah cocok bisa dicairkan", tutupnya.

( Juns )