NET 9 || CIANJUR - Kampung Kebon Baru RT 01/ RW 10,Desa Sabandar Kecamatan Karang tengah Kabupaten Cianjur hanyalah kampung biasa seperti kampung lainnya.
Setiap malam kamis,warga yang bermukim di kampung kebon baru RT 01 RW 10 membuang sampah pada kantong plastik lalu ditaruh didepan rumah agar diambil petugas pemungut sampah tingkat RT.
Tidak ada pemilahan sampah plastik, kertas hingga sampah makanan. Semua jenis sampah menjadi satu masuk ke dalam kantong plastik.
Bukan sekedar perubahan dan janji belaka. Warga setempat berikrar untuk berubah tentang bagaimana mengelola sampah yang selalu menjadi masalah besar di lingkungan.
Tak hanya itu, warga juga memikirkan agar sampah yang dikelola bisa menghasilkan tambahan pendapatan setiap bulannya.
Setelah terkumpul sampah yang dibuang mendapatkan edukasi, warga setempat sepakat sampah rumah yang dibuang dipilah berdasarkan jenisnya.
“Saat malam, sekitar jam 8.00 ketua RW 10 kampung kebon baru RT 01 dipungutan sampah yang sudah di kumpulkan, seperti ini saja. ada kegiatan dan dibantu sama warganya untuk dikumpulka hasil pungutan sampah di kelola dikaranh taruna. Maka kami ingin menjadi sesuatu yang dinamis. Makannya kampung ini diberinama Kampung Penggerak peduli kebersihan.saat ditemui NET9 Malam Kamis (22/1/2020).
Ade jimmy, mengatakan setelah dibahas mengadakan sosialisasi terhadap kebersihan warga bersepakat agar mencari solusi sampah yang menjadi masalah di kampungnya,supaya tidak mebuang sembarangan.
Untuk itu, sampah yang dahulunya hanya menjadi sampah begitu saja harus diubah menjadi sesuatu yang ekonimis hingga mendatangkan buat penghasilan warga,untuk bisa dipilih dan di daur ulang oleh para pengumpul sampah."pungkasnya
Liputan :Ayi B

